Welcome to My Blog ^^ Welcome to My Blog ^^ Welcome to My Blog ^^

Rabu, 17 Juni 2009

Berfikir Benar Berfikir Positif


Judul: Berfikir Benar Berfikir Positif
Bahasa: Indonesia
Penulis: Elsa Sakina
Jumlah halaman: 10
Format ebook: PDF
Harga: Rp. 0,-
Perekomendasi: Elsa

Pikiran positif adalah pikiran yang dapat membangun dan memperkuat kepribadian atau karakter. Ini juga berarti bahwa kita bisa menjadi pribadi yang lebih matang, lebih berani menghadapi tantangan, dan melakukan hal hal yang hebat. Pikiran positif tak akan membuat kita berhenti karena keterbatasan atau kelemahan kita, namun pikiran positif justru akan membuat kita mencari kekuatan kita hari demi hari.

Jadi, kita tak perlu ragu-ragu akan kemampuan kita. Kita harus percaya pada kemampuan kita. Harga diri yang kita miliki seharusnya bisa membuat kita kuat dan terus bersikap positif. Kita juga seharusnya tak pantas untuk menjadikan 'membuat alasan' sebagai kebiasaan kita. Sikap seperti ini tak akan bisa membuat kita menjadi pemenang dalam kehidupan ini. Sikap seperti inilah yang akan membunuh ambisi, melemahkan kemauan, dan membahayakan diri kita sendiri.

Anda dapat mendownload langsung ebooknya Disini

Kunjungi juga website penerbit ebooknya di www.inspirasi-motivasi.blogspot.com

Minggu, 14 Juni 2009

Hati-hati dengan Comfort Zone


Konon kabarnya, Elang dan Ayam adalah dua jenis burung yang berteman baik. Dimana ada Elang, disitu pasti ada ayam. Mereka selalu tampak berjalan beriringan. Tidak aneh bagi manusia untuk melihat Elang dan Ayam terbang bersebelahan melintasi udara bebas.
Elang dan Ayam tinggal dirumah Pak Tani. Mereka mendapatkan makanan setiap hari, beras padi, atau makanan lainnya,

Namun Elang tidak merasa nyaman dengan keadaan itu. Ia tidak suka dengan hanya menunggu makanan. Ia lebih senang terbang berkelana dan mencari mangsanya. Ia kemudian meninggalkan sahabatnya si Ayam dan menggabungkan diri dengan burung lainnya yang memiliki kesukaan yang sama dengannya. Ia membuat tempat tinggalnya sendiri disalah satu tebing terjal jauh dari hiruk pikuk kehidupan mahluk lainnya.

Begitu pula si Ayam. Ia menjalani kehidupannya sendiri. Ia makan semua yang ia inginkan karena semua telah tersedia. Ia tidak pernah bekerja sehingga tumbuh menjadi burung yang gemuk dan malas.

Namun pada suatu hari ia mendengar istri tuan petani menyebutkan bahwa Hari Raya akan datang beberapa hari lagi. Alangkah indahnya jika ada hidangan Ayam panggang untuk makan malam.

Mendengar hal itu si Ayam memutuskan untuk minggat dari pertanian itu dan bergabung kembali dengan teman baiknya si Elang. Namun ketika berusaha untuk terbang, barulah ia sadar tubuhnya terlalu gemuk hingga tidak dapat terbang lagi. Saat itu ia hanya dapat mengepak-ngepakkan sayapnya saja. Dan pada akhirnya saat Hari Raya tiba si Ayam dipanggang untuk makanan keluarga Tuan Petani yang lezat.
--ooOoo--

Barangkali kisah seperti itu banyak kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pelajaran yang dapat kita petik dari cerita diatas bahwa saat kita terlena dengan keadaan nyaman justru saat itu kita sedang menidurkan potensi kita dan secara tidak sadar membelengu kemampuan yang kita miliki. Kita tidak berani mengambil tidakan kongkrit untuk melakukan suatu perubahan. Ketakutan selalu membayangi jika seandainya harus berubah karena sudah merasa sangat nyaman dengan keadaanya. Akibatnya kita tidak mau berpikir bahwa segala kejadian sebenarnya tidak tidak akan selamanya selalu aman dan nyaman. Perubahan itu selalu terjadi sebagai sebuah dinamina kehidupan, tak terkecuali jika kita tidak berhati-hati dengan comfort zone ini maka kita akan tergilas dengan perubahan yang terjadi diluar sana.

Ini merupaka peringatan bagi kita agar tidak terperangkap dalam kenyamanan dimana segalanya merasa telah cukup dan tersedia tapi kemudian menyesal dikemudian hari. Perhatikanlah lingkungan sekitar pasti ada teman yang sudah masuk kesebuah Comfort Zone atau mungkin diri kita sendiri. Bahkan mungkin Bos Anda pun sudah masuk kedalam perangkap tersebut. Keterlenaan memasuki daerah itu menjadikan status usahanya pun masuk kedaerah darurat. Ingatlah selalu ada keju gratis dalam perangkap tikus.

Tulisan ini bukan berarti mengajak Anda semua berubah lalu meninggalkan pekerjaan yang menjadi tiang penyangga penghasilan Anda. Cuma yang mesti diingat kadang dalam suatu pekerjaan pun karena sudah merasa cukup aman dan nyaman sehingga merubah pola pikir kita menjadi lebih santai. Kita enggan berpikir lebih keras lagi dan membiarkan semua berjalan tanpa ada perubahan berarti. Bekerja hanya berdasarkan kewajiban saja tanpa nilai lebih yang dapat diandalkan. Begitupun dengan para pemimpinya, hanya menyerahkan segala sesuatu urusan pada bawahnnya. Seandainya anda merasa dalam zona tersebut segerah keluar untuk berubah, bekerjalah lebih produktif lagi.

Semasa saya bekerja banyak diantara rekan-rekan saya begitu nyaman dengan keadaannya. Hingga suatu saat dikarenakan perusahaan merugi akibat menurunnya produktifitas, sehingga berniat merampingkan karyawan yang kurang produktif, disitulah mereka mulai berfikir dan menyesali kinerjanya selama ini.

Munculnya kesadaran dalam diri untuk berubah dan lebih profesional di bidangnya adalah suatu hal yang sebelumnya tidak pernah dilakukan dengan serius karena kita cenderung nyaman dengan keadaan saat ini, yakni berada di "comfort zone." Kita tidak menyadari bahwa tantangan dan ancaman dari luar semakin hari semakin kuat. Jika kita tidak segera bergerak keluar zona nyaman ini kita akan tergeser dan setelah semua jatuh, yang ada hanyalah penyesalan.

Jadi berhati-hatilah dengan situasi ini, karena tantangan yang paling berat adalah keluar dari Comfort Zone.

Source image : http://www.dianaserrandservice.com


Rabu, 10 Juni 2009

Melepaskan Sakit Hati

Dalam pergaulan sehari-hari wajar jika kita tidak selalu bersanding dengan kemesraan bersama teman-teman maupun keluarga, kerabat, kolega bisnis, dan lain sebagainya. Ada kalanya terjadi benturan kecil atau besar. Tak jarang kita juga bertemu dengan orang-orang yang bersikap negatif, misalnya senang menghina, ikut campur urusan pribadi, memotong pembicaraan, merusak kebahagiaan, menghancurkan impian, senang menertawakan merendahkan, dan lain sebagainya. Benturan-benturan maupun sikap negatif tersebut dapat menimbulkan sakit hati yang luar biasa.

Tidak semua orang di antara kita berjiwa besar untuk melepaskan sakit hati tersebut. Meskipun demikian, usahakan untuk melepaskan sakit itu secepat mungkin sebelum meracuni jiwa kita. Pengalaman di sepanjang hidup saya memberikan pelajaran berharga bahwa memelihara sakit hati hanya menimbulkan kerugian dan kesulitan belaka.

Sebuah kisah berikut ini mungkin dapat memberikan gambaran yang lebih jelas betapa tidak enaknya menyimpan rasa sakit hati. Dikisahkan tentang seorang guru yang memberikan tugas cukup unik kepada para anak didiknya untuk mata pelajaran budi pekerti. Hari itu siswanya di kelas 3 SD diminta untuk memasukkan kentang ke dalam sebuah kantong plastik, sesuai dengan jumlah orang yang tidak disukai. Jika siswa membenci banyak orang, maka semakin banyak pula kentang yang ia masukkan ke dalam plastiknya.

Tugas selanjutnya adalah para siswa diwajibkan membawa kentang-kentang tersebut ke mana pun mereka pergi selama satu minggu. Hari pertama, kedua dan ketiga para siswa masih belum banyak mengeluh. Tetapi menginjak hari ke-4 sampai hari ke-6, hampir seluruh siswa itu mengeluh, karena merasa sangat tersiksa membawa beban yang cukup berat apalagi kentang-kentang itu mulai membusuk dan berbau. Setelah satu minggu barulah kentang-kentang itu dilepaskan, murid-murid itu pun merasa sangat lega.

Kisah tersebut mengisyaratkan alangkah ruginya menyimpan rasa sakit hati terus-menerus. Salah satunya mungkin sakit hati itu menyebabkan tubuh kita menjadi cepat letih dan sakit. Selanjutnya, menyimpan rasa sakit hati dapat menghambat upaya kita mencapai tujuan-tujuan yang lebih tinggi dan usaha untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Sebaliknya, bila kita berbesar hati melepaskan sakit hati itu maka kita akan lebih mudah memetik manfaat darinya. Meskipun usaha itu tidak mudah, tetapi selama Anda berkemauan maka tidak akan ada yang sulit.

Semoga beberapa tip berikut ini memudahkan usaha Anda melepaskan diri dari rasa sakit hati.

� Jernihkanlah hati kita agar dapat memandang persoalan dengan jernih pula lalu koreksilah diri sendiri, bersihkan hati dari kotoran temasuk iri, dengki, sirik, pelit, culas, dan lain sebagainya. Pastikan bukan diri Anda sebenarnya yang keliru atau terlalu sensitif, sehingga orang lain berbuat sesuatu yang wajar saja tetapi bagi Anda sudah menyakitkan hati.

� Tersenyumlah tulus dan selalu menampilkan wajah ceria untuk melepaskan sakit hati terhadap orang yang sudah menyakiti hati Anda. Karena tanpa mereka sadari sebenarnya sikap buruk mereka justru mengasah hati nurani Anda semakin tajam. Anda sudah merasakan betapa tidak enaknya dihina, dihasut, difitnah, dimanfaatkan, dan lain sebagainya, sehingga Anda tidak akan berani melakukan sikap buruk yang sama. Secara tidak langsung mereka sudah menyebabkan kebaikan-kebaikan di dalam hati nurani Anda semakin indah terpancar dalam sikap maupun perbuatan Anda.

� Berusahalah bersikap manis sebagai bentuk terima kasih kepada orang yang sudah menyebabkan Anda sakit hati. Bagaimanapun juga, mereka sudah menginspirasi Anda untuk mendidik diri sendiri maupun keturunan Anda untuk tidak melakukan sikap serupa. Sehingga, diri Anda maupun keturunan Anda nanti lebih terkontrol untuk tidak berbuat sesuatu yang dapat menyakiti orang lain.

� Tanamkan dalam pikiran Anda bahwa orang-orang yang sudah menyakiti hati Anda itu memiliki andil yang sangat besar membesarkan tekad dan kemampuan Anda. Mereka sudah membuat Anda memiliki pribadi yang kuat dan sabar. Sehingga, Anda tidak mudah goyah menghadapi situasi sesulit apa pun dalam upaya mengejar cita-cita dan menjadi orang yang hebat.

� Tumpahkan seluruh kekesalan dan kebencian pada selembar kertas lalu bakarlah..Anda harus bertekad bahwa kebencian Anda harus lenyap seperti hancurnya kertas itu dimakan api. Rubahlah kekecewaan dan kebecian menjadi semangat untuk memperbaiki keadaan.

Kesimpulannya bahwa solusi paling tepat untuk melepaskan sakit hati sebenarnya hanyalah mengubah api kebencian itu menjadi api semangat untuk berbenah diri. Lepaskanlah sakit hati agar langkah Anda semakin ringan untuk mengejar impian yang lebih besar dan berarti dalam hidup Anda. Melepaskan sakit hati memungkinkan Anda menjadi manusia lebih baik dan hebat.

Inspired from Andrew Ho - http://pembelajar.com


Minggu, 07 Juni 2009

Kesempatan Kedua (Second Chance)

Lance Armstrong, pembalap sepeda kelahiran texas Amerika Serikat, layak mendapat tempat sebagi juara sejati. Bagaimana tidak ia adalah satu-satunya atlet balap sepeda yang mampu memenangkan perlombaan balap sepeda Tour de France sebanyak tujuh kali berturut-turut. Tour de France adalah perlombaan yang menuntut stamina ekstra; untuk menyelesaikan perlombaan ini, seorang pembalap harus mampu menyelesaikan rute perjalanan yang memisahkan dua buah gunung sepanjang 2.100 mil dengan banyak jalan-jalan mendaki dan menurun yang terjal dalam waktu 20 hari.Seorang pembalap akan mengalami flu perut, dehidrasi, tabrakan, dan iklim yang tidak bersahabat; hal ini bukan hanya menguras tenaga dan fisik namun juga menguras mental pembalap.

Ketika duduk dibangku sekolah, ia tidak pernah bercita-cita menjadi seorang pembalap sepeda. Ia melah mencoba keberuntungan dicabang Football namun ia tidak tanggap dan cermat dalam olahraga yang melibatkan bola. Ia kemudian beralih kecabang renang, namun ia bukanlah siswa yang masuk hitungan untuk menjadi yang terbaik di cabang renang. Setiap hari Lance mesti menempuh jarak 10 mil menuju kolam renang, ini berarti setiap hari ia menempuh jarak 20 mil dengan sepeda dan berenang 6 mil. Ketika menginjak usia 13 tahun, ia memberanikan diri untuk mengikuti perlombaan triathlon junior yang melibatkan renang, berseeda dan lari. Ia berhasil memenangkan perlombaan itu, dan perlombaan itulah yang mengubah jalan kariernya untuk memilih cabang balap sepeda.

Masyarakat barat sangat tergila-gila dengan angka statistik namun Lance tidak menganggapnya sebagai suatu hal yang penting. Ia membuktikan bahwa statistik tidak berpengaruh dalam hidupnya ketika ia divonis mengidap kanker prostat dan hanya memiliki kesempatan 50% untuk hidup. Lance sangat memahami hal-hal yang tidak mampu di ukur secara statistic, yaitu keinginan yang mengebu-gebu, keyakinan, fokus terarah dan motivasi yang dalam. Selama dua tahun ia berjuang untuk mengalahkan penyakitnya dan mampu meraih tujuh juara tour de france. Kesembuhan dan kanker prostat membuat Lance merasa miliki kesempatan kedua dalam hidup ini untuk melakukan yang terbaik dalam hidupnya.

Sebelum dijangkiti penyait kanker ganas itu, Lance telah mengikiti kejuaraan Tour de france sebanyak empat kali. Pada tahun 1993, kali pertama ia mengikuti perlombaan itu, bahkan ia tidak berhasil masuk ke garis finish, demikian juga pada tahun 1994. Pada 195 ia memperbaiki penampilannya dan masuk ke urutan 36, namun pada tahun 1996 ia kembali tidak berhasil menyelesaikan perlombaan. Tahun 1997 dan 1998 adalah masa-masa sulitnya menghadapi penyakitnya sehingga ia tidak ikut berkompetisi, ia berturut-turut sebanyak tujuh kali mulai dari tahun 1999 sampi dengan 2005 merebut gelar juara perlombaan yang sangat bergengsi ini. Lance Amstrong tentu berterimaksaih atas kemalangan yang menimpa hidupnya, karena tanpa itu, ia tidak akan mendapat dorongan besar untuk menjadi yang terbaik. Ingatlah, kesuksesan tidak dihitung dari berapa banyak kegagalan yang Anda alami, tetapi berapa banyak Anda mampu mengangkat diri Anda keluar dari lumpur kegagalan untuk mencoba sekali lagi.

Janganlah menunggu kesempatan kedua datang kedalam hidup Anda dalam bentuk kemalangan seperti yang dialami Lance Armstrong. Hidup yang Anda miliki saat ini adalah suatu tanda bahwa Anda masih memiki kesemptan kedua untuk tampil lebih baik lagi mulai hari ini dan raihlah kesuksesan yang optimal dalam hidup Anda.


Rabu, 03 Juni 2009

Prita Mulyasari Korban Arogansi Keadilan dan Kemanusiaan


Tulisan ini dibuat hanya sebagai wujud rasa simpati kepada ibu Prita Mulyasari yang saya anggap telah menjadi korban ketidakadilan di negeri tercinta ini dilihat dari kaca mata kemanusiaan. Berat rasanya kalau tidak di ungkapkan dan saya hanya berkaca pada diri pribadi bagaimana jika hal itu menimpa istri atau atau saudara kita. Akankah kita bisa menerima keadaan ini? apalagi jika dilihat seorang ibu dengan dua anak yang masih kecil harus mendekam di penjara hanya karena curhat di email tentang keluhanya di berobat di RS Omni International, Tangerang akan berkahir dengan kasus berkepanjangan. Semoga saja tulisan ini tidak menjadi boomerang buat saya dan terjerat UU ITE� Hik�...takuuut�...he he....

Saya kira inilah realita sesungguhnya dari tatanan hukum dinegeri ini yang mengakibatkan terenggutnya kebebasan mengeluarkan pendapat dan menunjukan betapa kuatnya orang besar dimata hukum sehingga dengan mudah dan tanpa kajian yang dalam, penyidikan terlebih dahulu langsung menggelandang ibu prita kedalam tahanan dan tanpa sempat berpamitan kepada kedua anaknya yang masih memerlukan ibunya bahkan saat di tahanan tidak di perbolehkan sejenak pulang untuk menjenguk anaknya�..?.

Tiga minggu dia dibui karena dianggap melanggar Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik dengan ancaman hukuman 1,4 tahun penjara, Pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik secara tertulis dengan ancaman 4 tahun penjara, serta Pasal 27 Ayat 3 UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Ancaman pidana Pasal 27 Ayat 3 UU ITE itu tidak main-main. Ibu rumah tangga penulis e-mail itu diancam penjara hingga enam tahun! Busyeet ..Gilee bener sampai terjerat 3 pasal berlapis sekaligus.

Bersukurlah karena pada Rabu (3/6) sore, ibu Prita telah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang, meskipun berstatus tahanan kota karena masih menunggu sidang kasus pidananya yang akan mulai digelar di PN Tangerang pada Kamis (4/6).

Miris, marah dan geram jika menyimak rangkaian kejadian kasus ini dimana keadilan berpihak hanya kepada kaum yang kuat saja sedangkan yang kecil hanya bisa pasrah meratapi ketidak adilan ini.

Bila saja RS Omni mau lebih bijak menaggapi kasus ini, seharusnya, Rumah Sakit Omni Internasional melakukan peningkatan pelayanan atau memberikan hak jawab, bukan memperkarakan kasus pencemaran nama baik. Disinilah letak arogansinya dan bahkan seolah-olah tidak mau mengakui kesalahan.

Contoh kasus yang sama juga terjadi di Amerika Serikat tetapi penanganan kasusnya sangat bertolak belakang dengan Rumah Sakit Omni Internasional. Meskipun bukan kasus rumah sakit tetapi mungkin bia dijadikan cermin penanganan kasus tentang keluhan konsumen. Ketika itu, seorang profesor di Universitas Michigan, Jeff Ravis, menulis surat terbuka ke Michell Dell, pendiri Dell Computer.

Isi surat terbuka tersebut adalah keluhan pelayanan purnajual yang mengecewakannya. Dari Pihak Dell. Pihak Dell tidak memperkarakan Jeff, tetapi justru merekrut belasan orang untuk menangani keluhan tersebut.

Seharusnya, itu yang harus menjadi contoh bagi pelayanan publik, untuk memberikan layanan yang baik bagi konsumen dan keluhan melalui media elektronik seperti email atau internet seharusnya merupakan bagian dari tindakan kontrol masyarakat atas amburadulnya pelayanan publik di negara ini.

Sedangkan tentang UU ITE banyak kalangan menilai bahwa passal tetang pencemaran nama baik merupakan pasal karet atau sampah dan memang perlu mendapat revisi karena nantinya hanya akan memasung kretaifitas dan kebebasan bersuara serta hanya membungkam hak kemerdekaan mengeluarkan pendapat.

Hmmm....terlepas dari UU ITE, Kasus yang dialami Prita Mulyasari mencerminkan lemahnya perlindungan terhadap pasien. Pasien selama ini dimaknai hanya sebagai obyek industri kesehatan, bukan subyek yang harus dibantu. padahal UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen menjamin setiap warga negara sebagai konsumen untuk menyampaikan keluhannya. Apakah Pasien tidak sama dengan konsumen????

Kembali pada masalah penahanan, apakah ada unsur mafia peradilan yang terlibat disini sehingga para pemegang kekuasaan seperti kepolisian dan kejaksaan tidak memperhatikan hak-hak asasi manusia, hak anak, mengingat Ibu Prita masih mempunyai anak balita lalu mengambil tindakan sewenang-wenang? Entahlah�. masyarakat juga bisa menilainya sendiri dan semakin kritis karena telah banyak contoh akibat kesewenang-wenangan peradilan di negeri ini. Yang jelas sebenarnya masih banyak kasus serupa Prita yang belum terekspos kemuka publik karena ketidak berdayaan dan ketakutan sebagian besar masyarakat kecil jika harus berurusan dengan orang besar.

Beruntunglah ibu Prita bisa menulis email atau setidaknya melek tekhnologi sehingga masyarakat luas bisa mengetahui dan menilai bahkan bereaksi terhadap kasus ini. Semoga dukungan moril dari banyak pihak dapat membuka mata hati dan kemanusiaan para petinggi kita bagi masyarakat kecil yang membutuhkan keadilan .

Bagi Capres dan Cawapres semoga saja tidak dijadikan ajang menarik simpati dan tebar pesona serta kampenye terselubung aja ya he he�.

Source image: www.ilovephilosophy.com


Senin, 01 Juni 2009

Bagi-bagi Award dari sahabat

Sebenarnya bingung mau ngasih Award ini kesiapa, karena setelah blog walking lihat-lihat blog teman-teman yang lain udah dapat award yang serupa, tapi tugas adalah tugas jadi mesti di selesaikan..he he... Mumpung ada waktu jadi semua Award di bikin satu postingan deh. Ini ada 3 buah award yang saya bagikan kembali kepada para sahabat bloger yaitu dari Se�orita Mtya's bLog1, tutorit-online dan Sahabat Pena Saya Ucapkan Terimaksih. Award dan memang sudah menjadi sarana yang ampuh buat blogger untuk berbagi dan menjalin persahabatan. Berikut adalah daftar award yang saya terima sekaligus daftar penerima award ini kembali. Buat teman yang sudah dapat award serupa tapi belum sempet di publikasikan atau juga yang sudah, mohon diambil aja ya..he he, abis bener-bener bingung nih ngasihnya

1. Award dari Se�orita Mtya's bLog1


The rules :
- buatlah postingan yang memuat gambar award ini di blog kamu.
- sebutkan siapa yang memberikan award beserta link blognya.
- hadiahkan award ini kepada 10 sahabatmu.
- kunjungi blognya dan beritahukan kalau ada award dari kamu untuknya.
- lakukan hal yang sama seperti yang memberikan award ke kamu.

Award ini saya berikan kepada :

http://www.kharianto.co.cc/
http://www.klikdana.com/
http://tutorit.heliohost.org/wp/
http://tutorit-online.blogspot.com
http://glitters-graphics.blogspot.com/
http://www.durrotu-aswaja.co.cc/
http://free-blog-tutorial.blogspot.com/
http://www.bloggerceria.com/
http://antiqueall.blogspot.com
http://zammilbatik.blogspot.com/


2. Award dari Se�orita Mtya's bLog2







Dalam menerima Award ini tentu ada aturan yang harus diikuti yaitu..:
1. Letakkan gambar awardnya di blogmu.
2. Pasang link ke pemberi award.
3. Sebarkan award ini ke blog lainnya.
4. Pasang link ke penerima award.
5. Tinggalkan pesan di shoutbox atau post comment.

Award ini saya berikan kepada :

http://ardiehasansani.blogspot.com/
http://tubir-tubir.blogspot.com/
http://www.ziegey-sharing.com/
http://kang-dwi.blogspot.com/
http://masslamet.com/


3. Award dari tutorit-online



PR nya :
1. Letakkan logo di halaman depan blog / web kamu
2. Berikan kembali, kepada 10 Blog / web yang kamu anggap paling inspirasi dan sangat friendly.
3. Agar mereka dapat mengetahui, bahwa mereka telah mendapatkan anugerah ini dengan cara memberikan comment di blog mereka.
Award ini saya berikan kepada :

http://semar-badra-naya.blogspot.com/
http://linggaucaffe.co.cc/
http://fajardesign.blogspot.com/
http://tiazone0911.blogspot.com/
http://allmoneys.blogspot.com/
http://dapatduit-tanpamodal.blogspot.com
http://kautsarfeehily.blogspot.com/
http://www.agusfauzy.co.cc
http://www.bloggerceria.com/
http://kandangsaya.blogspot.com/


4. Award dari Sahabat Pena



Gak ada PR dari award ini..buat teman2 yang suka berkunjung ke Sahabat Pena bisa ambil awardnya di sana.

Yup�selesai sudah semua PR award ini. Semoga dengan adanya saling meng-anugerah-i Award ini semakin menambah hubungan persahabatan antar blogger dan yang paling penting tetap semangat nge blognya ok..


Kamis, 28 Mei 2009

Membayar Harga untuk Sukses

Gary Player adalah seorang pemain golf terkenal dunia, pada suatu hari ia didatangi oleh seorang pegolf muda yang sangat mengaguminya. Mendapat kesempatan yang langka itu, sang pegolf muda dengan antusias berkata kepada Gary, � Saya sangat berharap bisa bermain gof sebagus anda dan saya akan melakukan apa saja untuk memiliki kemampuan seperti Anda.� Gary tersenyum dan memberikan nasihatnya, �Nak, Saya yakin Anda tidak berharap ingin menjadi seperti saya jika anda tahu bagaimana saya dapat menjadi seperti saat ini. Untuk menjadi seperti saya sekarang, Anda harus berada dilapangan mulai jam enam pagi tujuh hari dalam satu minggu. Anda juga harus berlatih memukul setiap harinya 1000 bola golf sampai tangan Anda kesakitan dan berdarah baru Anda boleh beristirahat membersihkan dan membalut luka-luka Anda. Setelah itu Anda harus kembali kelapangan untuk memukul 1000 bola golf lagi. Inilah aktifitas yang harus Anda lakukan untuk menjadi seorang Gary Player.� Setelah mendengar cerita dari Mr. Player. Anak muda itu membisu dan pergi tanpa pamit. Kebiasaan yang kita lakukan secara terus menerus akan membentuk seorang juara dalam didalam diri kita.

Nadia Comaneci, pesenam dunia yang memukau dunia pada olimpiade 1976, menceritakan rahasia keberhasilannya. Nadia berkata, �Saya berlatih terus menerus sebuah gerakan yang sangat sulit dan karena latihan inilah gerakan tersulitpun tidak terasa sulit bagi saya. Garakan itu merupakan gerakan sulit dan berbahaya bagi pesaing saya, tetapi tidak lagi bagi saya. Saya kerja keras membuatnya terlihat mudah. Itulah rahasia saya menjadi juara yang tak terkalahkan.� Kebanyakan orang cenderung mengagumi mereka yang sukses dan berharap bisa menjadi seperti mereka. Namun sayangnya, mereka tidak mau menerima kenyataan tentang tantangan-tantangan yang harus dihadapi oleh para juara.

Mungkin Anda hanya berangan-angan untuk menjadi seperti mereka yang sukses jika hal itu mudah untuk dilakukan. Pernahkah Anda mendengar pepatah tua yang mengatakan bahwa didalam dunia ini, apapun yang Anda inginkan, ada suatu harga yang harus dibayar. Jika sesorang ingin mempunyai bentuk tubuh dan berat ideal, harganya adalah mengurangi kalori asupan makanannya dan menambah porsi olahraganya. Bagaimana dengan mereka yang ingin sukses? Tentu mereka harus belajar dari orang sukses lainnya, menginvestasikan uang, waktu dan tenaga. Bagaimana pula dengan mereka yang tidak ingin apa-apa? Adakah harga yang harus mereka bayar? Tentu, harga yang mereka bayar adalah kemiskinan, kemelaratan, keluarga yang berantakan hidup tanpa semangat.

Ingatlah, harga yang harus Anda bayar untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan jauh lebih murah dibandingkan dengan harga yang Anda bayar ketika Anda tidak mendapatkan apa yang Anda inginkan. Mereka yang sukses berfokus untuk membayar harga untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan; sedangkan mereka yang gagal berfokus untuk menghindari harga tersebut sehingga pada akhirnya membayar harga yang jauh lebih mahal, yaitu hidup dalam kesengsaraan.

Tips

Ingatlah bahwa selalu ada harga yang harus dibayar untuk meraih kesuksesan. Dunia ini menyediakan apa saja yang Anda inginkan, namun Anda tidak cukup untuk berharap dan bermimpi, Anda perlu membayar harganya didepan dan meraih hasilnya kemudian.

Gunakan Tips yang satu ini, Cobalah untuk bangun satu jam lebih awal. Lakukan selama 21 hari kedepan, dan Anda mendapat 30 jam ekstra dalam satu bulan untuk melakukan hal-hal penting dalam hidup Anda.